Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Malili mencatatkan langkah progresif dalam memperkuat akar organisasinya. Sabtu (1/8/2026), bertempat di Aula SMA Negeri 12 Malili, dilaksanakan pelantikan serentak pengurus 19 Ranting PGRI se-Kecamatan Malili. Agenda krusial ini dilaksanakan beriringan dengan pembukaan Konferensi Kerja Cabang guna merumuskan arah strategis perjuangan guru di wilayah tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh dinamika ini dinakhodai langsung oleh Ketua PGRI Cabang Malili, Sahar, S.Pd., M.Pd., didampingi Sekretaris PGRI Cabang Malili, Ilmal, S.Pd. Hadir dalam kesempatan tersebut ratusan pendidik yang berkomitmen menyatukan visi demi masa depan pendidikan di Kabupaten Luwu Timur.
Bukan Sekadar Seremonial, Melainkan Mengemban Amanah Besar
Dalam pidato arahannya, Ketua PGRI Cabang Malili, Sahar, menegaskan bahwa prosesi pelantikan ini tidak boleh dilihat sebagai rutinitas formalitas belaka. Menurutnya, momentum ini adalah titik awal dari sebuah tanggung jawab moral dan profesional yang besar.
“Pelantikan ini adalah pengingat akan amanah besar yang harus kita tunaikan. Kita di sini bukan untuk gagah-gagahan dengan jabatan, melainkan untuk mengabdi secara profesional, menjaga martabat korps, dan bergerak dengan penuh rasa tanggung jawab demi kepentingan para guru,” ujar Sahar.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pengurus terdahulu yang telah mendedikasikan waktu dan energinya. Bagi pengurus ranting yang baru disumpah, Sahar menaruh harapan besar agar mereka menjadi motor penggerak yang militan di tingkat bawah.
“Terima kasih atas pengabdian tanpa pamrih yang telah ditunjukkan selama masa bakti lalu. Kepada rekan-rekan yang baru dilantik, saya berpesan: jadilah pengurus yang kuat, pegang teguh amanah, dan miliki keberanian untuk memperjuangkan hak-hak guru sekaligus menjaga marwah organisasi kita,” tambahnya tegas.
Konferensi Kerja: Menjawab Tantangan Zaman dan Mutu Sekolah
Usai prosesi pelantikan, agenda langsung bergulir pada Konferensi Kerja PGRI Cabang Malili. Forum merumuskan program kerja taktis dan strategis untuk merespons cepatnya perubahan dalam dunia pendidikan saat ini.
Melalui konferensi ini, PGRI Malili tidak hanya fokus pada fungsi proteksi profesi, melainkan juga fungsi peningkatan kapasitas. Struktur program yang disusun diarahkan untuk menjawab tantangan digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi mengajar, serta penguatan peran aktif organisasi dalam mendongkrak mutu pendidikan di seluruh wilayah Kecamatan Malili.
Menjadikan PGRI “Rumah Besar” yang Solid
Semangat persatuan menjadi resonansi utama sepanjang kegiatan berlangsung. Seluruh jajaran pengurus dari 19 ranting sepakat untuk mengeliminasi sekat-sekat ego sektoral dan mempererat solidaritas antar-sesama guru. PGRI ditekankan harus berfungsi sebagai wadah pelindung sekaligus rumah besar yang nyaman bagi seluruh guru, baik aparatur sipil negara maupun tenaga honorer.
Dengan suksesnya konsolidasi organisasi melalui pelantikan ranting dan konferensi kerja ini, PGRI Cabang Malili kini memiliki fondasi yang jauh lebih kokoh. Organisasi ini diharapkan mampu berdiri tegak di garda terdepan, menjadi penyambung lidah aspirasi para pendidik, serta konsisten memperjuangkan kesejahteraan guru demi mencetak generasi emas di Kabupaten Luwu Timur. (Syam)












