Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Semangat mempererat tali silaturahmi sekaligus mengawal pembangunan daerah ditunjukkan secara nyata oleh anggota DPRD Luwu Timur, Bangkit Revormansyah Pratama. Politisi muda dari Partai Golkar ini memadukan giat keagamaan dengan aksi tanggap lapangan saat menemui warga Dusun Kotine, Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur Jumat (28/8/2026).
Kehadiran Bangkit di Masjid Raodatul Jannah Wasuponda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disambut hangat oleh tokoh masyarakat dan warga setempat. Acara keagamaan yang berlangsung sederhana dan penuh keakraban tersebut dimanfaatkan legislator Luwu Timur ini untuk menyelami kondisi riil kehidupan sosial serta infrastruktur dasar yang ada di wilayah.
Respon Cepat Keluhan Fasilitas Publik
Tidak berhenti pada agenda seremonial, seusai memanjatkan doa bersama, Bangkit langsung bergeser meninjau titik krusial yang mengancam keselamatan pengendara, sebuah plat duicker penghubung jalan utama dusun yang kondisinya kian mengkhawatirkan.
Hasil pemantauan langsung di lokasi menunjukkan konstruksi beton gorong-gorong tersebut terkikis hebat akibat hantaman arus air. Kerusakan struktur ini memicu potensi bahaya tinggi bagi mobilitas harian warga Kotine, terutama saat curah hujan meningkat.
Dorong Penganggaran dan Perbaikan Cepat
Melihat akses vital warga yang terancam putus, legislator muda tersebut langsung mencatat dan berkomitmen membawa persoalan ini ke tingkat pembahasan dewan.
Peninjauan Lapangan: Memastikan tingkat kerusakan fisik plat duicker akibat abrasi air secara faktual.
Tindak Lanjut Birokrasi: Mengawal usulan perbaikan ke dinas teknis terkait di Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Penguatan Akses Desa: Memastikan mobilitas ekonomi dan aktivitas sekolah warga Kotine kembali aman tanpa terkendala infrastruktur rusak.
“Aspirasi dari bawah seperti ini menjadi gambaran utuh yang sering kali luput jika hanya dilihat dari balik meja. Tugas kami di DPRD adalah memastikan suara dan kebutuhan mendasar warga Kotine mendapat respon konkret dan diperjuangkan masuk dalam prioritas pembangunan,” tegas Bangkit di sela-sela peninjauannya.
Langkah responsif ini diharapkan segera mendapat penanganan intensif dari pemerintah daerah guna mencegah kerusakan yang lebih parah pada jalur moda transportasi lokal tersebut. (Syam)












