Tragis, Korban KDRT di Sorowako Luwu Timur Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Kritis

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, berakhir dengan duka mendalam. Korban bernama Salasia (32) dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (24/7/2026) sore setelah sempat berjuang melewati masa kritis di rumah sakit.

Peristiwa penganiayaan berat tersebut diduga kuat dilakukan oleh suaminya sendiri, Renaldy (31).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa naas ini terjadi di rumah pasangannya yang terletak di Jalan Yusuf Arif, Desa Sorowako pada Rabu (22/7/2026) pagi. Korban pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri dengan luka lebam parah, terutama di area wajah.

“Benar, istri yang diduga menjadi korban KDRT suaminya menyebabkan luka lebam dan kritis. Korban meninggal dunia setelah dirawat sejak hari Rabu,” konfirmasi Kasi Humas Polres Luwu Timur, Ipda Mustajuddin.

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, korban sempat dilarikan ke RS Primaya Sorowako. Namun karena kondisinya terus memburuk dan mengalami koma, ia sempat dirujuk ke RSUD I Lagaligo demi mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU sebelum akhirnya dinyatakan wafat.

Desakan Keadilan bagi Korban

Foto pasangan ini kini viral di media sosial dengan seruan bertajuk “Kasus KDRT Sorowako: Keadilan untuk Korban, Efek Jera untuk Pelaku”. Masyarakat luas dan pihak keluarga mendesak aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku dengan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).

Saat ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur tengah melakukan penyelidikan mendalam dan memproses hukum terduga pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Syam)