RSUD I Lagaligo Edukasi Masyarakat Kenali Kanker Nasofaring: Waspada Faktor Risiko, Utamakan Pencegahan

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – RSUD I Lagaligo melalui Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) kembali menggelar aksi nyata dalam mengedukasi masyarakat. Kali ini, PKRS melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang mengangkat topik krusial mengenai “Kanker Nasofaring”. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini digelar langsung di ruang tunggu poliklinik rumah sakit dan dihadiri oleh puluhan pengunjung serta pasien yang sedang mengantre, Jumat (26/6/2026).

Hadir sebagai narasumber utama, dr. Hardianti Agri, Sp.THT-KL, memaparkan secara mendalam mengenai ruang lingkup, pemicu, hingga langkah preventif terhadap penyakit ini.

Apa Itu Kanker Nasofaring?

Dalam penjelasannya, dokter yang akrab disapa dr. Anti ini menjelaskan bahwa kanker nasofaring merupakan jenis kanker yang tumbuh di area yang cukup tersembunyi.

“Kanker nasofaring adalah kanker yang tumbuh di area nasofaring, yaitu rongga yang terletak di belakang hidung dan langit-langit mulut,” ujar dr. Anti.

Beliau juga menambahkan bahwa ada banyak faktor kedokteran yang saling berkaitan dalam memicu munculnya penyakit ini. Mulai dari infeksi virus tertentu, faktor riwayat genetik (keturunan), hingga paparan lingkungan sehari-hari.

Secara khusus, dr. Anti menyoroti kebiasaan buruk dan polusi sekitar yang sering diabaikan masyarakat. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang diawetkan, paparan zat kimia berbahaya, serta hirupan asap baik asap rokok, asap pembakaran kayu, maupun asap industri menjadi pemicu kuat rusaknya sel di area nasofaring.

Langkah Nyata Pencegahan

Mengingat posisinya yang tersembunyi, deteksi dini dan pencegahan menjadi kunci utama. dr. Anti mengajak seluruh pengunjung rumah sakit untuk lebih peka terhadap tubuh mereka dan mulai menerapkan 4 langkah pencegahan utama berikut:

  • Stop Rokok dan Alkohol: Menghindari konsumsi rokok dan minuman beralkohol secara total.
  • Perbaiki Pola Makan: Memasak bahan makanan dengan benar serta membatasi konsumsi makanan yang menggunakan pengawet kimia.
  • Gaya Hidup Sehat: Menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui olahraga, istirahat cukup, dan gizi seimbang.
  • Gunakan APD di Tempat Kerja: Wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang standar, terutama bagi pekerja yang sehari-hari terpapar bahan kimia berbahaya atau debu industri.

Di akhir penyuluhan, dr. Anti memberikan pesan kuat bagi para peserta yang hadir untuk tidak menyepelekan gejala-gejala awal di sekitar hidung dan tenggorokan.

“Mari tingkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan kita. Pencegahan sejak dini adalah langkah terbaik untuk melindungi diri sendiri dan juga keluarga tercinta,” pungkasnya.

Melalui penyuluhan ini, pihak RSUD I Lagaligo berharap masyarakat tidak lagi asing dengan kanker nasofaring dan bisa lebih proaktif dalam menjaga kualitas hidup mereka serta lingkungan sekitar. (Syam)