Momentum Hari Jadi ke-779 Toraja, Pemkab Luwu Timur Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Budaya

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi mendalam atas peringatan Hari Jadi Toraja yang ke-779 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tana Toraja yang ke-69. Ucapan simbolis ini merefleksikan kuatnya komitmen hubungan bilateral antar-daerah di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya dalam sektor pelestarian adat istiadat dan akselerasi roda pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST., MT., IPM., bersama Wakil Bupati Luwu Timur, Dra. Hj. Puspawati Husler, serta didukung penuh oleh seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan staf Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Luwu Timur.

Dalam keterangan persnya, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa momentum pertambahan usia ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan tonggak sejarah yang mengukuhkan posisi Toraja sebagai salah satu pilar kebudayaan terbesar di Indonesia yang diakui secara global.

“Atas nama pemerintah daerah, seluruh jajaran, dan masyarakat Kabupaten Luwu Timur, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Tana Toraja yang ke-69 tahun dan Hari Jadi Toraja yang ke-779 tahun. Angka 779 tahun adalah manifestasi dari peradaban yang matang, tangguh, dan kaya akan nilai luhur yang senantiasa menginspirasi daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan,” ujar Irwan Bachri Syam.

Lebih lanjut, Irwan menekankan pentingnya menjaga harmoni dan memperluas ruang kolaborasi strategis antara Luwu Timur dan Tana Toraja. Sebagai daerah yang bertetangga, kedua kabupaten dinilai memiliki keterikatan sosio-kultural yang kuat serta potensi ekonomi yang saling melengkapi.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Luwu Timur, Dra. Hj. Puspawati Husler, turut menyampaikan harapan besarnya agar masyarakat Tana Toraja senantiasa dianugerahi kemakmuran, kedamaian, dan daya saing yang tinggi dalam menghadapi dinamika global modern, tanpa kehilangan identitas budaya lokalnya.

“Tana Toraja senantiasa membuktikan bahwa modernisasi pembangunan dapat berjalan beriringan dengan komitmen kuat menjaga warisan leluhur. Kami berharap, di usia yang baru ini, Kabupaten Tana Toraja semakin jaya, inklusif, berkelanjutan, serta terus menjadi daya tarik pariwisata utama yang membanggakan kita semua,” pungkas Puspawati Husler.

Peringatan ganda yang jatuh pada 31 Agustus 2026 ini mengusung semangat persatuan sosiologis. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimis bahwa jalinan kerja sama di bidang ekonomi, kebudayaan, pembangunan infrastruktur daerah, serta sektor pariwisata antara Luwu Timur dan Tana Toraja akan semakin kokoh demi menyongsong kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan yang lebih merata. (Syam)