Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Suasana hangat dan penuh gelak tawa mewarnai Lapangan Tembak Mako Polres Luwu Timur, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, pada Minggu (16/8/2026). Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh personel beserta jajaran pengurus Bhayangkari menggelar panggung kebersamaan lewat serangkaian perlombaan unik.
Kegiatan yang dikemas dalam ajang Semarak 17 Agustus 2026 ini dihadiri langsung oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur, Ny. Dinda Ario Putranto, serta Wakapolres Kompol Hajriadi beserta Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolsek jajaran.
Berbeda dari rutinitas kedinasan yang penuh kedisiplinan tinggi, momen ini dimanfaatkan para jajaran kepolisian untuk melepas penat dan berbaur rapat bersama keluarga.
Lomba Merias Wajah hingga Gendong Istri Mengocok Perut
Keseruan acara memuncak saat berbagai dinamika permainan tradisional dan hiburan mulai dipertandingkan. Sorak-sorai pecah ketika menyaksikan aksi para personel yang unjuk kebolehan dalam:
Lomba Gendong Istri: Menguji fisik, ketangkasan, sekaligus keharmonisan pasangan suami-istri personel di hadapan rekan-rekan sejawat.
Lomba Merias Wajah: Momen unik saat para suami diminta merias wajah sang istri dengan mata tertutup yang memicu gelak tawa.
Permainan Ketangkasan Tim: Lari bakiak, estafet air, dan estafet tepung yang mengandalkan kebersamaan serta kekompakan kelompok.
Sisi Humanis dan Soliditas Organisasi
Mewakili Kapolres Luwu Timur, Kasubsipenmas Bripka Tasbi Sofyan menyampaikan bahwa agenda tahunan ini tidak sekadar menjadi hiburan visual seremonial belaka. Lebih dari itu, nilai utama yang ingin disentuh adalah penguatan fondasi kekeluargaan internal.
“Makna kemerdekaan tidak semata-mata dihayati lewat baris-berbaris dan upacara formal. Melalui gelak tawa, persaudaraan, dan ajang silaturahmi seperti ini, kita membangun bonding yang kuat. Internal yang solid dan harmonis secara langsung akan memancar pada kualitas pelayanan prima personel kepada masyarakat Luwu Timur di lapangan,” ujar Bripka Tasbi Sofyan di sela-sela acara.
Melalui kebersamaan ini, jajaran Polres Luwu Timur membuktikan bahwa di balik seragam tegas pengayom masyarakat, terdapat nilai kemanusiaan, kehangatan keluarga, dan semangat gotong royong yang menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). (Syam)












