Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur, Aprianto, S.Kep., menggelar Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun 2025–2026 di Desa Kalpataru, Kecamatan Tomoni, Jumat (14/8/2026). Langkah jemput bola ini dilakukan untuk menyerap langsung kebutuhan dasar dan aspirasi warga di daerah pemilihannya (Dapil).
Kegiatan reses tersebut menjadi wadah strategis bagi wakil rakyat dalam memperkuat komunikasi dua arah dengan konstituen, sekaligus menginventarisasi pokok-pokok pikiran (Pokpir) pembangunan daerah.
Aprianto menegaskan bahwa masa reses merupakan kewajiban konstitusional legislator untuk keluar dari ruang sidang dan hadir di tengah masyarakat. Seluruh masukan warga akan dicatat secara mendalam sebagai bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Reses adalah masa jeda persidangan di mana kami turun langsung ke lapangan. Kebutuhan warga kami dengar, kami rekam, dan kami catat. Yang terpenting, seluruh aspirasi ini insyaallah akan kami kawal dan perjuangkan dalam pembahasan anggaran,” ujar Aprianto.
Ia menjelaskan bahwa penanganan aspirasi masyarakat akan dipilah berdasarkan skala kewenangan. Usulan yang menjadi ranah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan maupun Pemerintah Pusat akan diteruskan melalui jejaring kelembagaan. Sementara usulan yang menjadi kewenangan tingkat kabupaten akan dikawal ketat dalam pembahasan APBD Luwu Timur.
Penetapan Desa Kalpataru sebagai lokasi reses kali ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi dan monitoring sebelumnya, Desa Kalpataru belum tersentuh alokasi kegiatan fisik dari pokok-pokok pikiran legislator pada anggaran pokok tahun berjalan.
“Saya memilih hadir di Kalpataru agar kejadian di anggaran pokok 2026 tidak terulang lagi pada tahun berikutnya, khususnya untuk perencanaan 2027. Aspirasi warga di sini harus masuk dalam skala prioritas,” terangnya.
Legislator dari fraksi tersebut menambahkan bahwa usulan mendesak hasil reses ini akan diupayakan masuk dalam skema pembahasan APBD Perubahan terdekat maupun perencanaan anggaran tahun 2027.
Di akhir tatap muka, Aprianto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat Kalpataru. Ia memohon doa serta dukungan berkelanjutan agar dapat mengawal amanah rakyat dengan maksimal.
Melalui reses perseorangan ini, diharapkan sinergi antara warga dan wakil rakyat semakin solid, sehingga program pembangunan daerah dapat dirasakan secara merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur. (Syam)












