Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Tiga unit rumah panggung milik warga di kawasan Parebbae, Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, ludes terbakar hingga rata dengan tanah pada Rabu (29/7/2026) siang. Insiden yang diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran hebat ini terjadi sekitar pukul 11.00 WITA, saat sebagian warga tengah beraktivitas di luar rumah. Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu bagian atas rumah warga, kemudian dengan cepat membesar akibat material bangunan yang didominasi oleh kayu.
Hebron, salah seorang warga setempat, menuturkan bahwa angin yang bertiup kencang di lokasi membuat api dengan cepat merambat ke bangunan di sebelahnya. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terlalu besar untuk dikendalikan secara manual.
Kronologi dan Penanganan Pemadam Kebakaran
Armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Luwu Timur yang menerima laporan segera menerjunkan personel dan mobil pompa ke lokasi kejadian. Petugas Damkar bersama warga setempat bahu-membahu melokalisir perambatan api agar tidak meluas ke permukiman padat penduduk lainnya.
Setelah berjuang selama kurang lebih satu jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan secara total. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tragis ini. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah menyadari adanya kobaran api.

Kerugian dan Penyelidikan Pihak Berwenang
Meski selamat, para korban kini harus kehilangan tempat tinggal beserta harta benda berharga mereka yang tidak sempat dievakuasi dari dalam rumah. Estimasi total kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, mengingat seluruh bangunan beserta isinya hangus tak tersisa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang dari kepolisian setempat bersama pemerintah desa masih melakukan pendataan komprehensif terhadap para korban terdampak. Garis polisi juga telah dipasang di sekitar lokasi guna kepentingan penyelidikan.
Dugaan sementara dari tim investigasi di lapangan mengarah pada hubungan arus pendek atau korsleting listrik sebagai pemicu utama. Kendati demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab definitif dari insiden ini.
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat
Pemerintah setempat mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Luwu Timur, untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat penting. Warga diminta secara berkala memeriksa kelayakan instalasi listrik di hunian masing-masing.
Penggunaan kabel yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta peremajaan instalasi listrik yang sudah tua sangat direkomendasikan demi meminimalisir risiko kebakaran serupa di masa mendatang. (Syam)












