Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, mulai menerima pencairan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk Tahap III Tahun 2026. Proses penyaluran yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) dipusatkan di Agen Perbankan Mini ATM Raniah dan berjalan dengan tertib serta transparan.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, tercatat sebanyak 184 KPM asal Desa Lampenai secara bergantian melakukan pencairan dana menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu merah putih. Sejak pagi hari, warga yang didominasi oleh ibu-ibu ini tampak antusias mengantre dengan membawa kartu merah putih.
Pendamping Sosial PKH, Andi Baso Amir, S.Kom., yang turun langsung mengawal dan memonitor jalannya proses pencairan, memastikan bahwa seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran kepada warga yang berhak. Dalam sela-sela kegiatannya, ia juga memberikan edukasi dan imbauan penting mengenai pemanfaatan dana stimulan dari pemerintah tersebut.
“Kami dari pihak pendamping sosial terus memastikan proses registrasi dan penarikan tunai ini berjalan sesuai regulasi. Kami sangat berharap bantuan tahap ketiga di tahun 2026 ini betul-betul digunakan secara bijak oleh seluruh keluarga penerima manfaat. Utamakan untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, pemenuhan gizi anak untuk mencegah stunting, serta biaya keperluan sekolah anak. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang bukan prioritas,” tegas Andi Baso Amir, S.Kom.

Kemudahan akses transaksi ini didukung penuh oleh fasilitas perbankan lokal yang memadai. Minasi selaku pemilik Agen Mini ATM Raniah mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang, baik dari kesiapan sistem mesin EDC maupun ketersediaan likuiditas saldo, demi mengantisipasi lonjakan antrean ratusan warga desa.
“Alhamdulillah, proses pencairan hari ini berjalan lancar dari pagi hingga selesai. Kami dari pihak pengelola agen berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan prima demi kenyamanan warga. Persiapan saldo dan jaringan perbankan sudah kami optimalkan jauh hari agar proses gesek kartu dan penarikan tunai ratusan KPM ini bisa dilayani dengan cepat, aman, tanpa kendala teknis,” tutur Minasi.
Sinergi yang solid antara pendamping sosial, agen perbankan, dan kedisiplinan warga dalam mengantre membuat seluruh rangkaian penyaluran bansos di Desa Lampenai sukses dituntaskan. Program ini diharapkan dapat terus menjadi bantalan ekonomi yang efektif bagi masyarakat prasejahtera di wilayah Kabupaten Luwu Timur dalam menjaga ketahanan pangan dan kesinambungan pendidikan anak. (Syam)












