Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, mencapai puncaknya pada Rabu malam (12/08/2026). Ribuan masyarakat memadati Tribun Lapangan Gaswo untuk menyaksikan langsung Lomba Seni dan Sastra tingkat Sekolah Dasar (SD), di mana salah satu kategori yang paling dinantikan adalah Lomba Paduan Suara (Vocal Group).
Acara yang berlangsung spektakuler di bawah sorotan lampu panggung dan dekorasi megah khas kemerdekaan ini, menjadi wadah unjuk bakat bagi generasi muda. Mengenakan seragam merah-putih yang dikombinasikan dengan sentuhan kain adat daerah dan hiasan kepala kreatif, para peserta dari berbagai sekolah dasar tampil memukau menyanyikan lagu-lagu nasional. Kegiatan tahun ini mengusung tema besar kemerdekaan ke-81, “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan objektif dari dewan juri, SDN 128 Pepuro berhasil keluar sebagai Juara 1 Lomba Paduan Suara tingkat SDN se-Kecamatan Wotu tahun 2026. Penampilan mereka dinilai unggul berkat harmonisasi vokal yang matang, penghayatan lagu yang mendalam, serta penguasaan panggung yang sangat baik.
Menyusul di posisi berikutnya, SDN 122 Dauloloe sukses mengamankan podium Juara 2, sementara SDN 130 Campae tampil impresif dan berhasil meraih Juara 3.

Persaingan ketat di papan atas juga terlihat pada jajaran pemenang kategori harapan. SDN 131 Kampung Alau sukses membawa pulang predikat Juara Harapan 1, disusul oleh SDN 124 Rantetiku sebagai Juara Harapan 2, dan SDN 130 Karambua yang menutup daftar pemenang di posisi Juara Harapan 3.
Antusiasme luar biasa tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari orang tua murid, jajaran guru pendamping, kepala sekolah, serta masyarakat umum Kecamatan Wotu yang hadir memberikan dukungan tanpa henti. Tepuk tangan riuh menggema di Lapangan Gaswo setiap kali delegasi sekolah menyelesaikan penampilannya di atas panggung.
Lomba Seni dan Sastra ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi tahunan, melainkan menjadi momentum penting dalam memupuk jiwa nasionalisme, cinta tanah air, rasa percaya diri, dan kreativitas anak-anak sejak usia dini. Melalui lagu-lagu perjuangan yang dibawakan, diharapkan nilai-nilai patriotisme pahlawan bangsa dapat terus tertanam erat di sanubari generasi penerus di Kabupaten Luwu Timur, menuju visi Indonesia Maju. (Syam)












