Cegah Penyakit Kronis, Desa Bawalipu Gelar Posyandu PTM Bersama Puskesmas Wotu

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Pemerintah Desa Bawalipu bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Wotu menggelar kegiatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posyandu PTM) pada Selasa (11/08/2026). Kegiatan yang dipusatkan diarea warga Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur ini dilaksanakan sebagai bentuk percepatan deteksi dini dan pencegahan faktor risiko penyakit kronis di tingkat masyarakat dasar.

Posyandu PTM ini menyasar masyarakat usia produktif (mulai dari usia 15 tahun) hingga kelompok lanjut usia (lansia). Langkah proaktif ini diambil guna mengantisipasi sekaligus mengontrol tren peningkatan Penyakit Tidak Menular yang sering kali tidak menunjukkan gejala awal pada penderitanya.

Alur Pelayanan Sistematis dan Terpadu

Pelayanan kesehatan dilakukan secara terintegrasi oleh tim medis Puskesmas Wotu bersama para kader kesehatan desa melalui sistem lima meja yang teratur:

  • Registrasi Data: Warga melakukan pendaftaran awal dengan mengumpulkan identitas untuk melacak rekam medis berkala.
  • Wawancara Risiko: Petugas menggali informasi mengenai riwayat penyakit keluarga serta kebiasaan gaya hidup sehari-hari.
  • Skrining Fisik: Dilakukan pengukuran berkala meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar perut, serta pemeriksaan tekanan darah (tensi).
  • Pemeriksaan Laboratorium: Petugas melakukan cek darah cepat untuk memantau kadar gula darah, kolesterol total, dan asam urat guna mendeteksi indikasi diabetes maupun serangan kardiovaskular.
  • Konseling dan Farmasi: Warga mendapatkan edukasi pola hidup sehat dari dokter, sekaligus menerima pembagian obat-obatan gratis bagi mereka yang memiliki indikasi keluhan klinis.

Jemput Bola Dorong Kesadaran Masyarakat

Posyandu PTM ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari warga setempat. Banyak warga merasa sangat terbantu dengan adanya sistem pelayanan jemput bola ini, karena mereka bisa mendapatkan pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dokter secara cuma-cuma tanpa harus menempuh perjalanan ke fasilitas kesehatan pusat.

Tim medis di lokasi turut mengampanyekan perilaku “CERDIK” kepada warga, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Melalui edukasi intensif ini, masyarakat diharapkan tidak hanya datang berobat, tetapi juga mampu mengubah pola hidup menjadi lebih sehat secara mandiri.

Pihak penyelenggara berharap kegiatan rutin yang didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur ini dapat terus berjalan konsisten. Dengan deteksi dini yang maksimal, angka kefatalan atau komplikasi berat akibat penyakit kronis seperti stroke, jantung, dan diabetes di wilayah Kecamatan Wotu dapat ditekan serendah mungkin. (Syam)