Peringati Hari Batik Nasional, UPTD Puskesmas Wotu Ajak Masyarakat Lestarikan Keunikan Warisan Kebudayaan Bangsa

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk meneguhkan kembali rasa cinta terhadap warisan budaya leluhur. Semangat ini turut digelorakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (2/10/2026), yang secara khusus mengajak masyarakat luas untuk terus melestarikan dan menjaga eksistensi batik sebagai identitas nasional.

Sebagai bentuk nyata dalam menyemarakkan peringatan tahunan ini, jajaran staf, tenaga medis, dan seluruh aparatur di lingkungan UPTD Puskesmas Wotu tampil kompak dengan mengenakan beragam pakaian batik. Langkah ini diambil sebagai wujud kebanggaan kolektif terhadap mahakarya asli Indonesia yang telah diakui oleh dunia.

Kepala UPTD Puskesmas Wotu, Hasni, SKM., M.K.M., dalam pernyataan resminya menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kelestarian batik di tengah arus modernisasi. Menurutnya, batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan simbol peradaban, seni, dan nilai historis tinggi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

“Selamat Hari Batik Nasional! Mari kita bersama-sama melestarikan kekayaan budaya Indonesia melalui keindahan dan keunikan batik. Kami berharap, melalui momentum ini, batik akan terus menjadi kebanggaan kita semua dan melekat erat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hasni.

Lebih lanjut, Hasni menambahkan bahwa pemakaian batik di lingkungan pelayanan kesehatan ini juga bertujuan untuk memberikan nuansa pelayanan yang lebih humanis dan dekat dengan budaya masyarakat lokal. Keragaman motif batik yang dikenakan oleh para staf merefleksikan kebhinekaan yang harmonis di dalam institusi UPTD Puskesmas Wotu.

Pihak manajemen Puskesmas Wotu berharap, aksi pemakaian batik bersama ini dapat menjadi pemantik bagi instansi lain maupun masyarakat umum di wilayah Wotu dan sekitarnya untuk lebih mencintai produk dalam negeri. Dengan mengenakan batik, masyarakat secara tidak langsung turut mendukung keberlangsungan hidup para pengrajin batik lokal di tanah air.

Melalui peringatan Hari Batik Nasional ini, UPTD Puskesmas Wotu berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam merawat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan nasional agar tetap lestari dan diwariskan dengan baik kepada generasi masa depan. (Syam)