Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kemeriahan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1448 H begitu terasa di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Sejak Sabtu sore (26/9/2026), halaman Kantor Camat Wotu telah bertransformasi menjadi lautan warna berkat ratusan hiasan Bunga Male yang dibawa oleh masing-masing desa, instansi, dan sekolah se-Kecamatan Wotu.
Persiapan matang ini dilakukan untuk menyambut puncak acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang dijadwalkan malam, Sabtu (26/9/2026), tepat setelah ibadah shalat Isya. Seluruh masyarakat dari berbagai penjuru desa dipastikan akan berkumpul dan memadati area depan kantor camat.
Kreativitas tanpa batas ditunjukkan oleh warga dan pelajar dalam membuat Bunga Male tahun ini. Berbagai replika dan ornamen bernuansa islami tampak berdiri megah, mulai dari miniatur Ka’bah berhias emas, pohon hias berwarna-warni yang dipenuhi telur berenda, jajanan pasar, hingga susunan lembaran uang tunai yang dirangkai rapi di atas dahan buatan. Beberapa sekolah, termasuk UPT SDN 121 Lampenai dan UPT SMPN 2 Wotu, turut andil mempersembahkan kreasi terbaik mereka sebagai bentuk suka cita menyambut hari kelahiran Rasulullah.
Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa perayaan tahun ini didesain lebih syiar dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Karpet saf berukuran besar telah dibentangkan di sepanjang lapangan rumput untuk menampung membludaknya jamaah yang hadir.

“Semua persiapan alhamdulillah sudah rampung 100 persen sore ini. Antusiasme warga luar biasa, setiap desa membawa pohon male terbaik mereka. Malam ini kita akan bersama-sama merefleksikan nilai-nilai mulia Rasulullah,” ujarnya di lokasi acara.
Maulid Akbar kali ini mengusung tema besar, “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Pribadi Unggul dan Masyarakat Bermartabat.” Untuk memberikan siraman rohani yang mendalam, panitia menghadirkan pembawa hikmah maulid terkemuka, yaitu Ust. Andi Armayadi Al Ghifari, S.Pd.I., M.Pdi., yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah Mabbarakka, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Guna memastikan acara berlangsung aman dan tertib, sejumlah personel keamanan dari unsur pemuda, tokoh masyarakat, hingga Satlinmas Lampenai disiagakan di strategis sekitar lokasi acara.
Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga, memajukan kebudayaan lokal religius, serta memperkokoh keimanan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Wotu. (Syam)












