Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Luwu Timur menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) secara massal. Kegiatan ini dipusatkan di RSUD I Lagaligo dan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 23 hingga 25 Mei 2026. Agenda strategis tersebut diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur.
Sebanyak 34 calon akseptor yang merupakan rujukan dari berbagai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur antusias mengikuti pelayanan medis ini. Kehadiran para peserta menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk terus mendekatkan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat luas.
Optimalisasi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Pelaksanaan pelayanan KB MOW massal ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong peningkatan capaian kesertaan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Pada tahun anggaran 2026 ini, fokus utama diarahkan pada optimalisasi Kontrasepsi Mantap (Kontap) atau yang lebih dikenal dengan prosedur tubektomi.
Selain berfungsi sebagai instrumen pendukung program nasional dalam pengendalian pertumbuhan penduduk, pelayanan ini juga dirancang untuk mengedukasi warga. Pemerintah daerah terus berupaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga yang sehat, aman, dan berkualitas demi masa depan generasi yang lebih baik.
Mewujudkan Ketahanan Keluarga di Bumi Batara Guru
Melalui momentum peringatan hari jadi kabupaten yang ke-23, Pemerintah Daerah Luwu Timur menaruh harapan besar pada keberlanjutan program ini. Kegiatan pelayanan KB gratis dan terintegrasi seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan mampu memberikan manfaat ekonomi dan kesehatan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara instansi pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi pilar utama dalam mendukung terwujudnya ketahanan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di seluruh pelosok wilayah yang dijuluki Bumi Batara Guru tersebut. (Syam)












