Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kabar gembira bagi para pencinta kulit bundar di Bumi Batara Guru. Turnamen sepak bola terbuka bertajuk Pongkeru Cup II 2026 secara resmi bakal segera digulirkan. Kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai dari 20 November hingga 20 Desember 2026, dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Maisara, Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Tidak tanggung-tanggung, panitia pelaksana telah menyiapkan total rangsangan hadiah fantastis senilai Rp100 juta. Sejauh ini, sebanyak 24 tim terbaik dipastikan siap adu taktik dan kekuatan demi merengkuh takhta juara pada ajang tahunan tersebut.
Kepala Desa Pongkeru, Aksan S.H, mengungkapkan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan turnamen ini adalah sebagai wadah pembinaan generasi muda. Selain memburu prestasi, ajang ini dirancang khusus untuk mengasah sekaligus memunculkan talenta-talenta lokal berbakat agar mampu bersaing ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami ingin memberikan ruang representatif bagi anak-anak muda kita untuk menunjukkan bakat terbaik mereka di lapangan hijau. Pongkeru Cup II ini adalah panggungnya,” ujar Aksan.
Kolaborasi Multipihak demi Suksesnya Acara
Sinergitas yang kuat menjadi fondasi utama pelaksanaan turnamen ini. Pongkeru Cup II 2026 mendapat restu dan dukungan penuh dari Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST. IPM. Kehadiran pemerintah daerah mempertegas komitmen dalam memajukan iklim olahraga di wilayah Luwu Timur.
Tak hanya dari jajaran pemerintahan, sokongan sektor swasta juga mengalir kuat. Salah satunya datang dari PT Putra Pongkeru Utama yang dikomandani oleh Yahya B selaku komisaris perusahaan.
Di level akar rumput, kepanitiaan bergerak dinamis lewat kolaborasi erat antara Ketua Karang Taruna Desa Pongkeru Amir Asri S.Kom, Ketua Panitia Darman, serta dukungan akademis dari Koordinator Desa KKN Unanda XLII 2026, Yadit. Gabungan kekuatan antar-elemen ini diharapkan mampu melahirkan turnamen yang tidak hanya megah secara seremoni, tetapi juga tertib secara manajerial.
Multiplier Effect: Lapangan Hijau yang Menggerakkan Ekonomi
Di samping menyuguhkan tensi tinggi kompetisi olahraga, Pongkeru Cup II 2026 diproyeksikan membawa dampak berantai (multiplier effect) yang positif bagi sektor perekonomian riil masyarakat setempat.
Dengan estimasi kehadiran ratusan hingga ribuan pasang mata, mulai dari ofisial tim, suporter, hingga masyarakat umum, perputaran uang di sekitar Lapangan Maisara dipastikan melonjak. Momentum ini menjadi angin segar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima untuk mendulang rupiah selama sebulan penuh.
Menutup keterangannya, Ketua Panitia Pelaksana, Darman, melayangkan ajakan hangat kepada seluruh lapisan masyarakat Luwu Timur untuk berbondong-bondong meramaikan agenda ini. Kendati demikian, ia memberikan catatan tebal mengenai pentingnya kondusivitas selama laga berjalan.
“Kami mengundang seluruh pencinta sepak bola untuk datang dan menikmati hiburan olahraga ini. Namun, mari kita sama-sama menjadi tuan rumah yang baik. Jagalah sportivitas, rawat keamanan, dan pelihara ketertiban demi nama baik daerah yang kita cintai ini,” pungkas Darman. (Syam)












