Banjir Sampah Picu Tiang Listrik Roboh di Teromu, Pemdes Bersama Mahasiswa KKN UM Palopo Turun Tangan

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Teromu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur bersama berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait menggelar aksi gotong royong membersihkan gorong-gorong Sungai Mata Tiga pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi banjir susulan akibat tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan kru Unit Pelaksana Instansi (UPI) Kalaena, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palopo, Satlinmas, ketua RT, serta warga sekitar.

Kronologi Sumbatan dan Tiang Listrik Rebah

Tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir membuat volume air sungai meningkat dan membawa material sampah. Sampah yang menumpuk kemudian menutupi lubang gorong-gorong Sungai Mata Tiga.

Sumbatan ini mengakibatkan arus air meluap dan menggerus tanah di sekitar aliran sungai. Akibat gerusan air yang mengikis fondasi tanah, sebuah tiang listrik di area tersebut rebah. Insiden ini menyebabkan pemadaman listrik total di seluruh area Desa Teromu sejak semalam.

Respons Cepat Pemerintah Desa

Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Teromu, Bertho Taruku, S.P., langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi ke kantor UPI dan PU Pengairan. Beliau juga mengkoordinir warga untuk segera melakukan tindakan penyelamatan lingkungan.

“Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak UPI dan PU Pengairan agar penanganan infrastruktur dan kelistrikan bisa segera diatasi. Hari ini, bersama warga dan mahasiswa KKN, kami fokus membersihkan sumbatan sampah,” ujar Bertho Taruku.

Pemadaman Akibat Longsor Sebelumnya

Terkait pemadaman listrik, pihak Pemdes mengonfirmasi bahwa pemadaman lampu akibat longsor yang merobohkan tiang listrik utama sebenarnya sudah terjadi sejak kemarin malam. Curah hujan tinggi ditengarai menjadi pemicu utama labilnya kondisi tanah di jalur instalasi listrik tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berada di lokasi untuk memastikan aliran Sungai Mata Tiga kembali lancar. Pihak terkait juga sedang mengupayakan perbaikan tiang listrik agar aktivitas warga Desa Teromu dapat kembali normal. (Syam)