Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wirajaya Makassar terus berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan dan rehabilitasi sosial bagi masyarakat rentan. Langkah nyata ini kembali diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat bantu aksesibilitas bagi penyandang disabilitas fisik di wilayah pelosok Sulawesi Selatan pada Rabu (15/07/2026).
Bantuan berupa satu unit kursi roda tersebut diserahkan langsung kepada penerima manfaat, saudara Daniel, seorang warga yang berdomisili di Dusun Sumbernyiur, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk memberikan kemandirian serta mendukung aksesibilitas fisik bagi penyandang disabilitas agar dapat beraktivitas dengan lebih mudah dan produktif.
Proses penyerahan bantuan di kediaman saudara Daniel berlangsung dengan khidmat dan diselimuti suasana haru. Hadir langsung mengawal jalannya penyaluran, Kepala Dusun Sumbernyiur, Rifaldi, bersama pendamping sosial lapangan, Fatir. Kehadiran aparat pemerintah desa dan pendamping ini memastikan bahwa bantuan yang diturunkan oleh pemerintah pusat benar-benar tepat sasaran dan langsung diterima oleh yang bersangkutan tanpa perantara.

Kepala Dusun Sumbernyiur, Rifaldi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Sosial dan Sentra Wirajaya Makassar atas perhatian besar yang diberikan kepada salah satu warganya. Menurutnya, bantuan aksesibilitas seperti ini sangat dinantikan karena keterbatasan ekonomi sering kali menjadi kendala utama bagi keluarga dalam menyediakan alat bantu yang layak.
Dengan adanya kursi roda baru ini, mobilitas saudara Daniel kini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bantuan fisik orang lain. Langkah ini sejalan dengan misi nasional untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, ramah disabilitas, dan memberikan kesamaan hak bagi setiap warga negara untuk bergerak bebas di ruang publik maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
Sentra Wirajaya Makassar menegaskan bahwa program pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui penyaluran alat bantu akan terus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Pihaknya juga mengimbau jajaran pemerintah daerah dan pendamping sosial di tingkat desa untuk terus aktif melakukan pendataan dan pelaporan agar seluruh penyandang disabilitas yang membutuhkan intervensi dapat segera tersentuh oleh program-program strategis pemerintah. (Syam)












