Kabar Duka, Guru Biologi SMAN 2 Luwu Timur Nurjayadi Salim Wafat di RSUD I Lagaligo

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, sedang diselimuti awan duka. Salah seorang tenaga pendidik yang berdedikasi tinggi, Nurjayadi Salim, S.P., dilaporkan meninggal dunia pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di RSUD I Lagaligo, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Kabar kepergian sosok guru yang dikenal ramah dan bersahaja ini langsung menyebar cepat dan mendatangkan rasa kehilangan yang mendalam bagi keluarga besar sekolah, murid-murid, serta rekan sejawatnya.

Semasa hidupnya, Nurjayadi Salim merupakan Guru Mata Pelajaran Biologi di SMA Negeri 2 Luwu Timur. Berdasarkan informasi resmi dari pihak sekolah, almarhum tercatat telah mendedikasikan ilmu dan waktunya untuk mendidik generasi muda di sekolah tersebut selama sewindu, terhitung sejak tahun 2018 hingga 2026.

Selain aktif di dunia pendidikan formal, almarhum juga merupakan sosok yang aktif merawat tali silaturahmi dengan lingkungan pertemanannya. Beliau diketahui merupakan bagian penting dari keluarga besar Alumni SMA Negeri Wotu (SMANWOT) Angkatan 1991.

Ungkapan duka cita dan doa berseliweran dari berbagai pihak begitu kabar kematian almarhum terkonfirmasi. Keluarga Besar SMAN 2 Luwu Timur beserta Ikatan Alumni 91 SMANWOT secara khusus menyampaikan rasa kehilangan yang teramat dalam atas kepergian sang sahabat sekaligus guru terbaik mereka.

“Kami, Keluarga Besar Alumni 91 SMANWOT dan SMAN 2 Luwu Timur, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara, sahabat, dan rekan seperjuangan kami. Semoga segala amal ibadah dan kebaikan almarhum semasa hidup diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ujar perwakilan rekan almarhum.

Pihak sekolah dan alumni juga mendoakan agar segala kekhilafan almarhum diampuni, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Sementara itu, bagi keluarga inti yang ditinggalkan, diharapkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian berat ini.

“Selamat jalan sahabat seperjuangan, selamat jalan guruku. Kenangan, dedikasi, dan ilmu yang telah engkau bagikan akan selalu hidup di dalam hati kami semua,” tutup pesan duka tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah almarhum dilaporkan telah dibawa ke rumah duka untuk proses persemayaman dan selanjutnya akan dimakamkan oleh pihak keluarga. (Syam)