Hormati Jasa Tokoh Sejarah, Bupati Luwu Timur Ziarah dan Tinjau Penataan Makam Opu Andi Laloasa

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berkomitmen menjaga dan melestarikan situs-situs sejarah yang menjadi identitas daerah. Sebagai bentuk penghormatan nyata terhadap perjuangan para tokoh terdahulu, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, melaksanakan ziarah ke makam Opu Andi Laloasa di Kecamatan Malili. Senin, (20/7/2026).

Kunjungan religi sekaligus napak tilas sejarah ini menjadi momentum penting untuk mengenang dedikasi dan sejarah perjuangan di Bumi Batara Guru. Di depan pusara, Bupati beserta rombongan tertunduk khidmat melantunkan doa-doa terbaik agar segala amal bakti dan pengabdian almarhum diterima serta mendapat balasan termulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Menjaga Ingatan Kolektif Daerah

Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan atau tradisi turun-temurun semata. Lebih dari itu, kegiatan ini membawa misi besar untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya merawat ingatan sejarah di tengah derasnya arus modernisasi dan gerak pembangunan daerah yang kian dinamis.

“Kita tidak boleh sekali-kali melupakan sejarah. Merawat makam dan situs para pendahulu adalah potret penghormatan tertinggi kita atas pengabdian yang telah mereka dedikasikan untuk tanah Luwu Timur ini,” ujar Irwan di sela-sela kunjungannya.

Revitalisasi Infrastruktur dan Pelestarian Nilai Estetika

Usai memanjatkan doa bersama, Bupati Irwan didampingi sejumlah jajaran pemerintahan meninjau langsung progres penataan kawasan makam Opu Andi Laloasa yang baru saja selesai dibenahi oleh pemerintah daerah. Penataan ini mencakup perbaikan fasilitas penunjang serta pemeliharaan lanskap di sekitar area makam agar terlihat lebih representatif dan rapi.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memandang keberadaan situs makam bersejarah ini sebagai aset budaya berharga dan warisan tak benda yang wajib diproteksi. Pembenahan infrastruktur fisik di sekitar makam dilakukan demi menjamin kenyamanan para peziarah sekaligus mempertahankan nilai estetika serta keaslian situs agar tidak lekang oleh waktu.

Irwan menekankan bahwa esensi sejati dari pelestarian situs purbakala atau makam bersejarah tidak boleh berhenti pada proyek fisik semata. Revitalisasi ini memuat tanggung jawab moral yang besar untuk menyelamatkan identitas lokal dan menyambung rantai sejarah yang hampir terputus ke generasi baru.

“Tokoh-tokoh pendahulu kita telah menanamkan nilai-nilai luhur dan fondasi kemasyarakatan yang kuat. Tugas kita hari ini adalah merawat warisan tersebut. Perawatan situs-situs bersejarah seperti ini juga berfungsi sebagai media edukasi visual bagi generasi muda, agar mereka paham betul akar sejarah, budaya, dan asal-usul tanah kelahirannya,” tambah Bupati Luwu Timur.

Potensi Destinasi Wisata Religi dan Sejarah

Melalui wajah baru kawasan makam Opu Andi Laloasa yang kini tampil lebih asri dan tertata, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap situs ini dapat bertransformasi menjadi pusat destinasi wisata sejarah dan religi yang nyaman bagi masyarakat luas.

Tempat ini diharapkan tidak hanya ramai oleh peziarah yang ingin mendoakan leluhur, tetapi juga menjadi ruang diskusi terbuka bagi para pelajar, akademisi, dan pencinta sejarah yang ingin mendalami dinamika peradaban lokal Luwu Timur secara lebih mendalam. (Syam)