Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Halaman Kantor Camat Wotu mendadak dipadati ribuan jamaah pada Sabtu malam (26/9/2026). Masyarakat dari berbagai desa berkumpul dengan penuh antusias untuk menghadiri dan menyemarakkan peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Acara keagamaan yang berlangsung meriah ini mengusung tema besar, “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membangun Pribadi Unggul dan Masyarakat Bermartabat.”
Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang dibawakan oleh Ust. Andi Armayadi Al Ghifari, S.Pd.I., M.Pdi., Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah Mabbarakka, Kabupaten Bulukumba.
Dalam tausiyahnya, Ust. Andi Armayadi mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk merefleksikan kembali setiap sendi kehidupan Rasulullah SAW agar dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan penuh berkah.
“Peringatan Maulid ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting bagi kita semua untuk menakar sejauh mana akhlak Rasulullah telah mewujud dalam keseharian kita. Membangun pribadi yang unggul dan masyarakat yang bermartabat harus dimulai dengan menghidupkan kembali sunah dan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW di tengah keluarga dan lingkungan kita,” ujar Ust. Andi Armayadi.
Ketua LPDI Kecamatan Wotu, Ust. Asri, S.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan syiar Islam ini.

Kemeriahan Maulid Akbar ini juga menjadi momentum sinergi lintas sektor. Hadir langsung di lokasi acara Camat Wotu Hasis Dawi, S.Sos., M.Si., Kapolsek Wotu, Pemangku Adat Macoa Bawalipu Muh Aras Abdi To Baji, serta Kepala KUA Wotu Rahmat, S.Ag., M.H.
Selain unsur pimpinan kecamatan, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa dan Imam Desa se-Kecamatan Wotu, jajaran Kepala Sekolah beserta Guru se-Kecamatan Wotu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, personel Pamong Praja, serta Satlinmas yang ikut menjaga ketertiban acara.
Nuansa tradisi lokal khas Luwu Timur juga sangat kental terasa di lokasi. Deretan pohon hias atau bunga male berhiaskan telur dan lembaran uang tampak berjejer rapi di sekitar lapangan, melambangkan rasa syukur mendalam masyarakat atas berkah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pergerakan kepanitiaan juga disokong penuh oleh barisan pemuda, salah satunya Ikatan Remaja Masjid Al Huda (IRMADA) Desa Cendana Hijau yang tampak sigap mengawal jalannya acara dari awal hingga akhir.
Apresiasi untuk ‘Pejuang Subuh’
Salah satu momen yang paling menarik perhatian dan dinantikan oleh jamaah adalah sesi pengundian hadiah di atas panggung utama. Hadiah-hadiah ini disiapkan khusus sebagai bentuk apresiasi bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SDN) yang aktif dalam gerakan “Pejuang Subuh” di wilayah Wotu.
Suasana haru dan gembira pecah saat nomor undian dibacakan. Sejumlah anak yang beruntung berhasil membawa pulang hadiah utama berupa sepeda serta berbagai bingkisan menarik. Penyerahan hadiah diserahkan langsung secara simbolis oleh Camat Wotu bersama jajaran Tripika di atas panggung.
Acara yang berlangsung hingga larut malam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan sukses menitipkan pesan kedamaian serta penguatan akhlak bagi seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Wotu. (Syam)












