Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Posko X Universitas Muhammadiyah Palopo sukses menggelar seminar program kerja yang berlangsung di Balai Kemasyarakatan Desa Teromu. Selasa (14/4/2026).
Seminar yang mengusung tema “Mengabdi untuk Desa Teromu, Mewujudkan Desa Berdaya melalui Teknologi, Budaya, dan Kebersamaan” tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Teromu Bertho Taruku, S.P, Sekretaris desa Amri Bahri, S.H., M.H bersama perangkat desa lainnya, Dosen Pendamping Lapangan Muhammad Hadis Badewi, S.E., M.Si
Hadir pula, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, para kepala sekolah, pengurus BUMDes, pengurus PKK, ketua RT, Satlinmas, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan kader-kader desa.

Dalam sambutannya, Koordinator Desa (Kordes) KKNT Muh. Ridho Abdul Salim menyampaikan gambaran umum terkait program kerja yang telah dirumuskan berdasarkan hasil observasi lapangan.
“Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemajuan Desa Teromu melalui pendekatan teknologi, pelestarian budaya, dan penguatan kebersamaan sosial seperti bergotong royong,” ucapnya.
Selanjutnya, mahasiswa KKN lainnya mempresentasikan program kerja utama yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Program tersebut meliputi berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan kapasitas kelembagaan desa dan menghidupkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

Kepala Desa Teromu, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN di desanya. Ia berharap seluruh program kerja yang direncanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Harapannya, program kerja yang dilaksanakan tidak hanya bermanfaat saat ini, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi desa sehingga dapat dikenang oleh masyarakat di kemudian hari,” ujarnya.
Kegiatan seminar ini menjadi langkah awal sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Teromu dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing. (AB)












