Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Salah seorang putra terbaik dan pendidik yang berdedikasi tinggi, Hamzah Saleh, S.Pd., M.Pd., yang mengabdikan diri sebagai Guru di UPT SDN 110 Saele, dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Kepergian almarhum menyisakan kesedihan mendalam tidak hanya bagi keluarga besar SDN 110 Saele, tetapi juga bagi jajaran instansi pemerintahan serta masyarakat luas di Luwu Timur. Kepergian sosok guru bergelar magister ini memicu gelombang ucapan duka cita atas dedikasinya yang besar terhadap kecerdasan generasi bangsa di bumi Batara Guru.
Merespons kabar duka tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur langsung menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum.
“Kami segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Hamzah Saleh. Semoga segala amal ibadah serta pengabdian beliau selama menjadi pendidik diterima sebagai ladang pahala di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan yang luar biasa,” ungkap Raoda K.
Selain dari instansi kedinasan, ungkapan duka cita dan penghormatan terakhir juga mengalir dari pemerintah tingkat desa, salah satunya dari Pemerintah Desa Laro. Pihak Pemerintah Desa Laro secara kelembagaan dan atas nama masyarakat setempat turut memanjatkan doa terbaik untuk almarhum.
“Semoga Allah SWT menerima segala amal baik almarhum, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta menempatkannya di tempat terbaik. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini. Aamiin,” ungkap Pemerintah Desa Laro.
Semasa hidupnya, Hamzah Saleh dikenal sebagai sosok guru yang berintegritas, ramah, dan penuh komitmen dalam menjalankan tugasnya. Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan formal di wilayah Saele dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, ucapan duka dan doa dari rekan sejawat sesama guru, para alumni, serta wali murid terus mengalir di berbagai media sosial sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa almarhum selama ini. (Syam)












