Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Penanda batas wilayah antara Desa Lampenai dan Desa Bawalipu di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, kini tampil lebih representatif dan mencuri perhatian warga maupun pelintas jalan.
Gapura pembatas yang berlokasi tepat di atas Sungai Sintomue tersebut mengusung desain yang modern dan sarat akan makna lokal. Berdasarkan pantauan pada Senin (27/04/2026), penanda ini memberikan identitas yang jelas bagi kedua desa yang bertetangga tersebut.
Dua Sisi, Dua Identitas
Saat memasuki wilayah Desa Lampenai dari arah timur, pengunjung disambut dengan tulisan mencolok: “DESA LAMPENAI TANAH BANGKOLOE”. Desa ini saat ini dipimpin oleh Kepala Desa Muh Zaenal Bachrie, S.AN.
Sebaliknya, bagi mereka yang datang dari arah barat memasuki wilayah Desa Bawalipu, terpampang semboyan khas: “AWA MIPA MUBAWA SIOLORI”. Desa Bawalipu sendiri berada di bawah kepemimpinan Wahyuddin B, SH.

Apresiasi Warga
Keberadaan batas desa yang tertata rapi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang warga asal Mangkutana yang sedang singgah di sebuah warung bakso tak jauh dari lokasi, menyampaikan kekagumannya.
“Desa Lampenai sudah banyak kemajuan. Sekarang sudah ada batas desa yang bagus dan keren seperti ini,” ujarnya saat berbincang santai.
Pembangunan penanda batas ini diharapkan tidak hanya menjadi pemisah administratif, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan dan kemajuan infrastruktur di wilayah Kecamatan Wotu. (Syam)












