Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Save the Children bersama Sulawesi Cipta Forum menggandeng pendamping halal UIN Palopo menggelar kegiatan Pelatihan Halal bagi Kelompok Bisnis Perempuan di Wisma Trans Malili, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memastikan bahwa setiap kelompok bisnis dampingan memiliki legalitas produk yg kuat dalam hal ini sertifikasi halal sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi.
Kegiatan dibuka oleh Rosiana Amin selaku Program Manager Sulawesi Cipta Forum.
“Dengan adanya kegiatan Pelatihan Sertifikasi Halal, Kami berharap peluang pasar akan lebih luas, bahkan bisa tembus ke toko toko besar. 30 kelompok bisnis harus mengubah minset bisnisnya. Produksi jika ada yangg order itu bukan bisnis,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Dr. Fasiha, S.EI, M.EI selaku narasumber mengungkapkan bahwa di tahun 2026 ini, Badan Penyelenggara Jaminan produk halal (BPJPH) punya program wajib halal atau sertifikasi halal gratis (SEHATI) bagi seluruh pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).
“Per tanggal 18 Oktober 2026 implementasi kewajiban sertifikasi halal atau wajib halal resmi dimulai oleh BPJPH, dengan kuota sebanyak 1,35 juta sertifikat halal gratis, jadi bagi para pelaku usaha mikro dan kecil terkhusus usaha produk olahan wajib memiliki sertifikasi halal, selain gratis pelaku usaha juga akan didampingi oleh pendamping produk halal sehingga memudahkan para pelaku usaha,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, pemateri memaparkan beberapa hal mulai dari pentingnya sertifikasi halal itu, syarat pengurusannya, dua jalur pengurusan sertifikasi halal serta memberi contoh cara pendaftaran akun di website sihalal.
Beliau juga menambahkan beberapa hal yang perlu dipersiapkan saat akan mengurus sertifikasi halal, diantaranya yaitu KTP, NIB, email aktif, NPWP, foto design produk dan detail bahan produksi yang digunakan.
Diakhir kegiatan, salah satu peserta mengungkapkan rasa Terima kasih atas pendampingan dari Save the children dan Sulawesi Cipta Forum dalam pengembangan kelompok bisnis.

“Sangat totalitas dalam mendampingi hingga kehalalan produk, kami yang dulunya hanya rencana dan cita-cita sekarang sudah bisa mewujudkan produk kami halal,” ungkap Darnia (Ketua kelompok bisnis Abonica). (***)












