RSUD I Lagaligo Gelar OJT Kasus Kegawatdaruratan Ibu dan Anak Bagi FKTP

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Dalam rangka upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) tahun 2025 di Kab. Luwu Timur, Dinas Kesehatan bersama RSUD I Lagaligo melaksanakan On The Job Training (OJT) Kasus Kegawatdaruratan Ibu dan Anak bagi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Selasa (23/9/2025).

Bertempat di Aula RSUD I Lagaligo, kegiatan ini dibagi menjadi 4 angkatan yang masing-masing angkatan mengikuti OJT selama 3 hari dengan jumlah peserta sebanyak 9 Puskesmas yang terdiri atas : 1 dokter, 1 bidan dan 1 perawat dari setiap Puskesmas.

Mewakili Direktur RS, Kepala BAUK : Baso Simun, SKM dalam pembukaan kegiatan menyampaikan pentingnya komunikasi efektif dalam pelayanan.

“Dengan adanya komunikasi yang efektif ini antara puskesmas dan rumah sakit angka kematian Ibu dan Anak bisa diminimalisir. Rumah sakit sangat mendukung kegiatan ini dan siap memfasilitasi setiap ada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan terkait pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ditempat yang sama Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Luwu Timur, dr. Helmi Kahar, M.Tr. Adm. Kes, menekankan tantangan di bidang kesehatan semakin kompleks.

”Perubahan pola penyakit, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas, serta dinamika kebijakan dan teknologi menuntut kita untuk terus belajar dan beradaptasi. Oleh karena itu, OJT ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga merupakan proses pembelajaran yang menyeluruh baik dari aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap profesional,” jelasnya.

Berbagai upaya strategis dalam rangka meningkatan kualitas SDM Tenaga Kesehatan di Luwu Timur senantiasa dilakukan oleh Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan RSUD I Lagaligo untuk menciptakan Visi Luwu Timur yang Maju dan Sejahtera. (𝙃𝙐𝙈𝘼𝙎-𝙋𝙍𝙊𝙈𝙆𝙀𝙎 𝙍𝙎𝙐𝘿 𝙄 𝙇𝙖𝙜𝙖𝙡𝙞𝙜𝙤)