Panwascam Malili Gencar Lakukan Sosialisasi Netralitas ASN, Kepala dan Aparat Desa

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Panwaslu Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur gencar melakukan Imbauan terkait Netralitas Aparat Sipil Negara (ASN), Kepala Desa dan Aparat Desa di wilayah Kecamatan Malili menjelang Pemilihan Kepala Daerah 2024.

Dengan adanya Laporan terkait oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa (Kades) yang diduga tidak Netral dalam Pilkada Luwu Timur, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Malili gencar lakukan Sosialisasi dengan mengeluarkan Surat Edaran.

Hal itu dilakukan sesuai dengan UU ASN dan UU Pemilu yang melarang ASN dan Kades agar tidak terlibat politik Praktis di Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

Untuk diketahui, saat ini sudah memasuki tahapan Pilkada serentak, olehnya itu ASN dan Kades diharapkan untuk Netral, karena jika terlibat politik Praktis akan merugikan diri sendiri, sebab bertentangan dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Maka dari itu, Panwascam Malili saat ini gencar mengingatkan ASN dan Kades melalui Sosialisasi di setiap Desa, seperti halnya Pagi tadi, Kamis (4/6/24) di Aula kantor Desa Lakawali, Malili.

Ketua Panwas Kecamatan Malili Iro T. Toineng mengatakan bahwa imbauan ini sebagai bentuk pencegahan dini, sekaligus warning kepada para ASN hingga kepala Desa beserta perangkatnya, agar bersikap netral dalam Pilkada serentak tahun 2024.

Sejak awal bulan Juni 2024, Panwascam Malili telah menyambangi kantor pemerintahan yang berada di wilayah kerjanya guna memberikan surat himbauan kepada seluruh pihak yang termasuk TNI/Polri untuk menjaga netralitasnya.

Selain itu Panwascam Malili juga terus aktif dalam melakukan monitoring- monitoring bersama para Pengawas Kelurahan Desa ( PKD ) pada tahapan Pencocokan dan penelitian data pemilih yang dilakukan oleh Pantarlih di desa masing-masing.

“Hal ini kita lakukan guna memastikan bahwa PKD kita yang ada di desa benar-benar bekerja dengan baik dan juga kita ingin memastikan bahwa proses pencoklitan sudah berjalan sesuai dengan aturan yang ada,” tutup Iro.(***)