Mahasiswa KKN Unhas Olah Ikan Kecil Tambak Jadi Pakan Ternak di Desa Lampenai

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Kamis, 7 Agustus 2025 menjadi hari penuh kegiatan di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 menggelar program kerja individu yang memanfaatkan ikan kecil tambak untuk diolah menjadi pakan ternak berprotein tinggi.

Program yang diinisiasi oleh salah satu mahasiswa KKN ini hadir sebagai solusi untuk mengoptimalkan potensi lokal. Ikan kecil hasil sampingan tambak, yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, diolah menjadi pakan berkualitas tinggi dengan kandungan protein yang bermanfaat untuk pertumbuhan ternak, khususnya ayam dan itik.

Proses pembuatan pakan dimulai dari pengumpulan ikan kecil yang tidak layak jual, kemudian dibersihkan, dikeringkan di bawah sinar matahari selama beberapa jam hingga kadar airnya berkurang, lalu digiling menjadi tepung ikan. Tepung ikan ini dicampur dengan bahan pakan lain seperti dedak dan jagung giling, sehingga menghasilkan pakan berprotein tinggi yang siap diberikan kepada ternak. Selain menekan biaya pakan, metode ini juga mengurangi limbah dari tambak.

Salah seorang petambak di Desa Lampenai, Dibo, mengungkapkan rasa senangnya terhadap program ini.

“Biasanya ikan kecil hasil sampingan tambak kami buang begitu saja atau dibiarkan membusuk. Sekarang bisa diolah jadi pakan ternak yang berguna. Hemat biaya, ternak juga lebih sehat,” ujarnya.

 

Sementara itu, penanggung jawab program kerja, M. Zakin Sodiqien, mahasiswa Jurusan Statistika Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa ide ini lahir dari pengamatan langsung terhadap potensi desa yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Saya melihat banyak ikan kecil yang tidak dimanfaatkan dan akhirnya menjadi limbah. Padahal, kandungan proteinnya tinggi dan sangat baik untuk ternak. Melalui program ini, saya berharap masyarakat bisa melanjutkan pengolahannya secara mandiri,” tuturnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi warga Desa Lampenai untuk terus berinovasi memanfaatkan potensi lokal. Dengan ketersediaan ikan kecil yang melimpah, masyarakat dapat mengembangkan usaha pengolahan pakan secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya meningkatkan produktivitas ternak, tetapi juga membantu perekonomian desa secara keseluruhan. (***)