Makassar, Chaneltipikor.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin melaksanakan program Sosialisasi “Aksi Hijau: Pelatihan Pembuatan dan Manfaat Penggunaan Pestisida Nabati” di Aula Kantor Kelurahan Paccerakkang, Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanya, Kota Makassar. Kegiatan ini menyasar masyarakat Kelurahan Paccerakkang untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya memanfaatkan tanaman disekitar rumah sebagai pestisida alami dan mengurangi penggunaan pesisida kimia.
Program ini digagas oleh Wiwin, mahasiswa KKN dari Program Studi Agribisnis, Universitas Hasanuddin, yang melihat pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan bahan alami dalam kegiatan pertanian. Melalui program bertajuk “Aksi Hijau: Pelatihan Pembuatan dan Manfaat Penggunaan Pestisida Nabati”, masyarakat Kelurahan Paccerakkang diajak untuk memahami potensi tanaman di sekitar rumah yang dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami.
Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan pengenalan program, dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang manfaat dan jenis tanaman yang dapat dijadikan pestisida nabati, Setelah itu, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan pestisida Nabati.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, pada 17 September 2025, Wiwin menyerahkan buku Panduan pembuatan pestisida nabati kepada pihak sekolah. Buku ini berisi panduan sederhana mengenai jenis-jenis pestisida, langkah-langkah pembuatan, serta manfaat penggunaan
“Saya berharap melalui program ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya memanfaatkan tanaman di sekitar sebagai bahan pestisida alami. Dengan begitu, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Langkah sederhana ini diharapkan dapat menjadi awal menuju pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Wiwin.
Melalui program “Aksi Hijau”, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memanfaatkan bahan alami di sekitar sebagai pestisida ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya kebiasaan bertani yang lebih sehat, berkelanjutan, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan. (***)












