KKN Unhas Rancang Sistem Distribusi Sampah Efisien di TPS3R Desa Baruga, Cegah Penumpukan Sampah dan Truk

Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Tim KKN 114 Tematik Universitas Hasanuddin merancang sistem distribusi pengangkutan dan pengambilan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Baruga. Menggunakan metode Nearest Neighbour, program ini bertujuan mencegah penumpukan sampah dan truk, sekaligus menekan biaya operasional. Selasa (12/8/2025).

Desa Baruga, Kecamatan Towuti, dan tujuh desa sekitarnya menghadapi masalah penumpukan sampah akibat jauhnya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang mudah diakses.

Sebagai solusi, tim KKN 114 Tematik Unhas Andira Marsha Fadillah menyusun jadwal dan rute pengangkutan berbasis metode Nearest Neighbour, yang memprioritaskan pengangkutan dari desa terdekat secara berurutan. Sistem ini dirancang untuk mengoptimalkan tiga unit truk berkapasitas 6 m³, dengan jadwal pengangkutan 2–3 kali per minggu per desa, dan interval kedatangan truk di TPS3R minimal 30 menit.

Hasil implementasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, kapasitas truk dimanfaatkan optimal, dan risiko penumpukan kendaraan di TPS3R berhasil ditekan. Jadwal yang disusun juga mengakomodasi ritasi tambahan pada hari tertentu untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah.

Koordinator program, Andira Marsha Fadillah, menjelaskan bahwa penerapan sistem ini tidak hanya mengurangi emisi dan konsumsi bahan bakar, tetapi juga menjaga kelancaran operasional TPS3R.

“Dengan rute dan jadwal yang tepat, TPS3R dapat melayani seluruh desa secara efisien tanpa menimbulkan antrean truk,” ujarnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Baruga, masyarakat, dan PT Vale Indonesia.

Ke depan, tim merekomendasikan penambahan armada, pemanfaatan teknologi pelacakan GPS, dan pelatihan SDM pengelola untuk meningkatkan efisiensi. Sistem distribusi ini dinilai mampu menjadi fondasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Luwu Timur. (***)