Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Bertempat di Pasar Selaras Batara Guru Bonepute, Kecamatan Burau pada hari Kamis (8/1/2026) diselenggarakan Woman Enterpreneurship Expo & Talkshow dengan tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, menuju Luwu Timur Maju dan Sejahtera.”
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Save the Children dengan mitranya Sulawesi Cipta Forum (SCF), didukung oleh Pemerintah Daerah Luwu Timur, Pemerintah Desa Bonepute dan Komunitas Selaras.
Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Daerah Luwu Timur Aini Endis Anika.
Rosiana Amien, Program Manager SCF selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa setelah menjalankan program selama empat tahun, ada banyak capaian yang dicapai. SCF sebagai mitra lapangan Save the Children mendampingi 28 desa yang juga merupakan wilayah dampingan Mars di tujuh kecamatan di Luwu Timur.
“Dari 33 VSLA yang mengikuti pelatihan bisnis, terbentuk 30 kelompok usaha. Unit usaha yang dikembangkan kelompok antara lain pengolahan makanan (keripik pisang, keripik bayam, abon ikan, bawang goreng, gula aren, VCO, jamur tiram, kompos, sayur organik dan pembibitan. Ada 29 kelompok usaha yang sudah memiliki minimal satu izin usaha,” kata Rosiana dalam laporannya.
Dalam talkshow yang menjadi rangkaian kegiatan expo, ada lima champion yang menjadi narasumber kegiatan. Mereka Adalah Novika Firdaus, Sutriani, Anwar, Rahmida Razak dan Muhsin al Aziz yang dalam kesempatan tersebut menceritakan manfaat dan tantangan yang mereka alami dalam pengembangkan bisnis kelompoknya.
“Setelah bergabung dalam kelompok menabung yang kami kembangkan di desa melalui VSLA (Village Saving and Loan Association), kami didorong juga untuk mempunyai bisnis kelompok. Di kelompok VSLA kami akhirnya ada anggota yang bisa menambah asset sepeda motor, sebagian besar menggunakan hasil usaha dan menabungnya untuk biaya Pendidikan anak, dan juga ada yang mewujudkan penambahan assetnya dalam bentuk emas,” kata Novika menceritakan manfaat yang dirasakan oleh kelompoknya.
Sementara Sutriani menceritakan tantangan yang dihadapi oleh kelompoknya yang mengembangkan usaha kelompok pembuatan kompos.
“Awalnya kami bisa mendapatkan tangkos sawit secara gratis. Tapi ternyata sekarang Perusahaan sawit juga memanfaatkan limbahnya sehingga untuk mendapatkan tangkos sekarang kami harus membeli. Kami berharap pemerintah bisa menghubungkan kami dengan Perusahaan sawit maupun peternakan agar kami bisa mendapatkan bahan baku secara gratis dan sesuai dengan standar kebutuhan kami,” harap Sutriani.

Dalam talkshow hadir lima panelis yang berasal dari propinsi maupun kabupaten. Muhammad Yusri dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa PLUT mempunyai sembilan konsultan dengan keahliannya, seperti konsultan SDM, pemasaran, IT, pembiayaan, produksi, Kerjasama dan kemasan.
“Semua pelaku usaha di Sulawesi Selatan bisa mengakses layanan yang ada di PLUT. Termasuk kelompok-kelompok bisnis Perempuan hebat yang hari ini terlibat dalam expo, Sebagian besar dari mereka juga sudah pernah berkunjung ke PLUT di Makasar dan mengakses layanan PLUT,” ujar Yusri selaku konsultan kemasan di PLUT.
Puncak dari kegiatan expo terjadi ketika Ketua TP PKK Luwu Timur dr Ani Nurbani Ali yang sekaligus merupakan ketua Dekranasda hadir pada siang hari dan menyambangi semua stand peserta. Ketua TP PKK menyambut dengan baik dan sangat antusias kegiatan expo dan talkshow ini dan berharap agar kelompok usaha semakin maju dan berkembang.
Dr Ani Nurbani Ali juga sempat mendengarkan penjelasan terkait program dan kegiatan dan merasa sangat berterimakasih kepada Save the Children yang telah bersinergi dengan Pemerintah Luwu Timur untuk bersama-sama melindungi anak-anak dan memberdayakan Perempuan. Selaku ketua TP PKK Kabupaten beliau juga berjanji akan menyinergikan program-program yang ada untuk terus dikembangkan di Luwu Timur.
Hal ini tentu sejalan dengan apa yang diharapkan oleh Novika Firdaus, salah satu champion pada saat diminta menyampaikan harapannya kepada stakeholder yang hadir.
“Saat ini untuk modal usaha kami masih bisa dengan urunan antar anggota. Satu hal yang sangat kami butuhkkan untuk dilakukan terutama oleh Pemerintah Daerah adalah, rawatlah kami. Selama ini Save the Children dan Sulawesi Cipta Forum telah sangat baik melahirkan dan membesarkan kami,” kata Novika. (***)












