Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Dalam rangka Peningkatan kapasitas Kader Posyandu, Tribina (BKB, BKR, dan BKL), KPM, serta Kader Lansia, Pemerintah Desa Rante Mario, Kecamatan Tomoni menugaskan para kader tersebut melakukan Studi Tiru di Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha. Kamis (3/10/2024).
Tujuan studi tiru ini adalah untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan kader posyandu dan lainnya. Studi tiru juga dapat memperkuat jaringan kerja sama antar posyandu di wilayah yang sama.
Dalam studi tiru ini, kader posyandu dan yang lainnya dapat mempelajari sistem manajemen dan operasional posyandu, termasuk penggunaan teknologi informasi, strategi meningkatkan partisipasi masyarakat, dan cara mengatasi tantangan yang dihadapi. Serta dapat meningkatkan kemampuan dalam penanganan Stunting di Desa Rante Mario khususnya.
Peserta Studi Tiru ini didampingi langsung oleh Penyuluh KB Kecamatan Tomoni.
Roni Pattinama, SE selaku Kepala Desa Rante Mario berharap dengan adanya studi tiru yang sudah dilaksanakan, kader-kader posyandu bisa meningkatkan kemampuan mereka, setidaknya menambah wawasan dalam pelayanan kesehatan dan penanganan stunting.
“Untuk menekan angka stunting ini kita tentunya melakukan pengembangan juga di wilayah SDM posyandu kita. Di dalam posyandu ada yang namanya kader posyandu itu sendiri, untuk meningkatkan kemampuan mereka. Dalam penanganan stunting, kita melakukan studi tiru,” ujar Kades. (AD)












