Luwu Timur, Chaneltipikor.com – Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Batman, S.Pd, M.Pd untuk Sekolah Dasar (SD) dan Ketua Musyawarah Kerja Kelompok Kepala Sekolah (MK2S) Sahabuddin S.Pd, MM khusus Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Luwu Timur menepis tudingan terkait Pemasangan Iklan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur 2025 menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Secara tegas, Saya selaku Ketua K3S dan Ketua MK2S yang ditugaskan mengawasi para kepala Sekolah SD dan SMP se Luwu Timur menyatakan bahwa para Kepala SD dan SMP yang memasang Iklan ucapan Selamat atas Pelantikan Bupati Lutim 2025 murni inisiatif dan pribadi para Kepala Sekolah,” ujarnya saat dimintai tanggapannya secara terpisah, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, kalaupun ada Kepala Sekolah yang memasang iklan saat Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, baik itu di Media Cetak ataupun Online, murni atas kehendak pribadi para Kepala Sekolah.
“Tidak pernah Dinas untuk mengarahkan ataupun menyuruhnya, apa lagi jika menggunakan Dana BOS,” tegasnya.
“Saya tidak tahu dan tidak paham jika ada Oknum Wartawan yang datang menawarkan Iklan ke Sekolah dengan mencatut nama Dinas Pendidikan (Disdik) Luwu Timur dengan dalih diarahkan oleh Disdik, itu diluar tanggung jawab kami selaku pengawas Kepala Sekolah (SD/SMP),” tepisnya.
Sementara Kepala bidang Pembinaan Sekolah Dasar Luwu Timur Agus Saman saat dikonfirmasi menyatakan bahwa mengenai iklan Ucapan Selamat Pelantikan Bupati Luwu Timur 2025, Dinas Pendidikan Luwu Timur tidak pernah mengarahkan ataupun menyuruh kepala Sekolah untuk memasang Iklan di Media.
Mengenai kabar adanya oknum Kepala Sekolah yang diduga memasang iklan menggunakan Dana BOS, Agus dengan tegas menepis tudingan tersebut.
“Setahu saya itu tidak mungkin, sebab Belanja Dana BOS diatur dalam juknis, bagaimana caranya dana itu (Bos) mau digunakan untuk bayar iklan di Media,” tanya Agus.
Sejumlah Kepala Sekolah SD dan SMP di Luwu Timur saat dikonfirmasi membantah jika dia Pesan Iklan ucapan Selamat Pelantikan Bupati tahun 2025 menggunakan Dana BOS.
“Kami juga tidak pernah mendapat arahan dari Disdik untuk memasang Iklan, jika pun ada iklan kami pasang, itu Uang pribadi kami,” tandasnya. (***)












